Tuesday, October 15, 2013

Jujur

Bismillah.

Bidang tulisan bidang yang aku cintai sejak dahulu. Cuma, ternyata untuk menulis secara formal di khalayak umum sangat menggetarkanku. Entah, aku cuma takut pada Dia.

Yes.

Kau takut ke? Menulis saat seluruh anggotamu menjadi saksi. Sedangkan saat kau tidak menulis, anggota tetap menjadi saksi. Sama sahaja duhai hamba Allah. Kau menulis atau tidak, tetap Dia menjadi saksi. Ada dan sentiasa ada.

"Pada hari ini Kami tutup mulut mereka dan memberi peluang kepada tangan-tangan mereka untuk memberitahu Kami kesalahan masing-masing dan kaki mereka pula menjadi saksi terhadap apa dulu yang mereka lakukan." Yaasin:65

Allah, jujurnya aku memang takut. Takut menulis sesuatu yang aku tidak kerjakan. Takut Kau tidak menyukainya. Namun Tuhan, aku berusaha. Aku berusaha memperbaiki diriku dan aku tahu Kau di sisiku. Bantu aku, Allah.

Rabb, cukup Kau ada di sisi. Buat aku si budak kecil yang ingin selalu mengadu. Segalanya. Tentang pelajaranku, tentang dntku, tentang pembacaanku, tentang semuanya. 

Oh ya. Ya Rahman, thesis memang paling mencabar kekuatanku. Membaca membaca dan membaca. Moga Kau tetap thabatkanku di rimbunan kesibukan aku menyiapkan kewajipanku. Moga aku makin kuat dan istiqamah, Tuhan.

Tetap jujur dengan Kau wahai Allah
Borang itu? Nanti dulu boleh?

Wassalam.
Perempuan membaca. Iqra.
Durrah Wafa'

1 comment:

Kisah Hujan said...

:)
Allah itu penuh dengan cinta.

segala keterbatasan kita selaku manusia, tidak pernah Dia zalimi.

kan?

selamat berjuang, gadis.